PASAMAN — Pemerintah Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, mengambil langkah strategis menuju pelayanan publik yang lebih modern. Bekerja sama dengan Universitas Andalas (UNAND), aparatur nagari mengikuti Pelatihan Komunikasi Digital untuk mengatasi tantangan utama: keterlambatan penyampaian informasi penting kepada masyarakat.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Departemen Ilmu Komunikasi, FISIP UNAND ini digelar pada 23–24 November 2025 di Aula Kantor Wali Nagari Durian Tinggi. Pelatihan ini dirancang untuk membekali staf nagari dengan keterampilan digital guna mewujudkan layanan yang lebih efektif, responsif, dan transparan.
Digitalisasi Wajib, Bukan Pilihan
Sebelumnya, Nagari Durian Tinggi menghadapi masalah klasik dalam pelayanan publik. Informasi layanan, jadwal bantuan, hingga kebijakan terbaru masih disampaikan melalui cara konvensional seperti baliho atau pengumuman lisan. Hal ini menyebabkan banyak warga mengaku terlambat mendapatkan informasi.

"Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan, " demikian kebutuhan yang muncul dari realitas tersebut.
Dr. Yesi Puspita menyatakan bahwa pemanfaatan komunikasi digital merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keterbukaan, kecepatan layanan, dan kedekatan antara pemerintah nagari dengan masyarakat.
"Pelatihan ini kami rancang agar staf nagari dapat menguasai keterampilan yang aplikatif dan relevan, " tambahnya.
Wali Nagari Durian Tinggi Hendra Gunawan menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi nyata ini. Kegiatan ini dinilai memperkuat komitmen Departemen Ilmu Komunikasi UNAND untuk menghadirkan keilmuan yang berdampak langsung dalam pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan lokal.
Fokus pada Strategi dan Visual Konten
Pelatihan ini digelar dalam kegiatan MUSRENBANG Nagari Durian Tinggi yang ikut pula dihadiri oleh anggota DPRD Pasaman Fadly Mimanda Putra, Camat Lubuk Sikaping Lotfriedo Rama, Wali Nagari Hendra Gunawan serta unsur Kelembagaan Nagari ini fokus pada dua materi utama yaitu Strategi Komunikasi Digital untuk Pelayanan Publik yang dibawakan oleh Dr. Yesi Puspita, M.Si., CPPS. Dan Pelatihan Fotografi Berita yang disampaikan oleh Misbah El Yaser, M.I.Kom.
Kegiatan ini menerapkan metode pematerian, diskusi interaktif, dan simulasi praktik langsung, didukung penuh oleh tim dosen UNAND termasuk Dr. Emeraldy Chatra, M.I.Kom, Revi Marta, M.Si., Robi Jaya Putra, M.I.Kom, serta tim mahasiswa.
Pelatihan yang diberikan secara spesifik berorientasi pada peningkatan kualitas konten digital, yang secara langsung mendukung operasional website dan kanal informasi Nagari Durian Tinggi. Strategi Komunikasi Digital Pelayanan Publik, Materi ini memberikan panduan kepada staf nagari tentang bagaimana menyusun arsitektur informasi yang efektif dan responsif di platform digital. Fokus utama adalah memastikan keterbukaan dan kecepatan penyampaian informasi penting—seperti jadwal bantuan, kebijakan, atau pengumuman layanan—agar dapat diakses warga kapan saja melalui website atau media sosial nagari. Pelatihan ini menekankan pentingnya komunikasi digital sebagai sarana untuk mencapai kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat. Fotografi Berita, Materi ini mengajarkan keterampilan praktis untuk memproduksi konten visual yang berkualitas. Kemampuan fotografi yang baik penting untuk mengisi website nagari dengan gambar kegiatan, profil layanan, atau ilustrasi berita yang profesional dan informatif, sehingga pesan yang disampaikan menjadi lebih jelas dan mudah dicerna. Keahlian ini mendukung upaya digitalisasi agar informasi yang disampaikan tidak hanya cepat, tetapi juga menarik dan kredibel di mata publik.
Dengan bekal Strategi Komunikasi Digital dan Fotografi Berita, staf Nagari Durian Tinggi kini siap mengaplikasikan keterampilan baru untuk melayani masyarakat lebih cepat dan terbuka. Komitmen
